Friday, March 4, 2011

Transportasi Baru Kota Solo

Minggu 20 Desember 2011 lalu kota Solo menyelenggarakan karnaval Solo Carnaval Ecocultural City (SCEC) yang diselenggarakan oleh pemkot kota Solo yang bekerja sama dengan beberapa pihak. Masyarakat kota Solo pun memadati jl. Slamet Riyadi hingga jl. Jend. Sudirman untuk menyaksikan karnaval yang terutama terdapat acara peluncuran alat transportasi baru kota Solo yaitu Railbus dan bus tingkat untuk wisata.
Walaupun suasana diselimuti hujan namun masyarakat kota Solo tetap semangat untuk melihat karnaval tersebu hingga akhir. sekitar pukul 3 sore, rombongan kereta kencana walikota tiba dipeltaran taman Sriwedari. Setelah berdoa bersama kereta kencana tersebut menarik kain putih yang menutupi badan railbus dan bus tingkat. pembukaan kain putih tersebut merupakan tanda peluncuran kedua alat transportasi massal tersebut.
Karnaval tersebut juga diramaikan dengan berbagai pertunjukan kebudayaan dari berbagai daerah sekitar.

Prestasi Anak Bangsa

Dijaman teknologi ini masyarakat memang dituntut untuk memahami teknologi alias jangan sampai gaptek terutama penggunaan media internet. Memang banyak hal yang dapat kita tafsirkan dalam memahami penggunaan media internet. Banyak orang bahkan anak-anak di bawah umur yang menyalahgunakan fasilitas internet. Namun beberapa anak bangsa yang patut kita berkan tepuk tangan atas kreativitasnya dalam mengoptimalkan teknologi internet. Dan mereka masih tergolong anak-anak. Diantara mereka dapat menciptakan jejaring sosial yang bernama saling sapa .com. Dan ada juga yang menciptakan anti virus. Ini semua cukup membanggakan, namun kretivitas mereka ini belum mendapatkan hak paten. Namun dalam acara yang diselenggarakan oleh televisi swasta kemarin, acara tersebut melakukan telekonferens dengan pihak pengurus hak paten. Dan mereka menyatakan akan memberikan hak paten kepada anak-anak bangsa berprestasi ini unutk memberikan hak paten tanpa biaya. Karena selama ini mereka belum membuat hak paten karena biaya yang cukup besar untuk mendapatka hak paten tersebut.

Kisruh PSSI

Turunkan Nurdin Halid...!!!!
Gema yang acap kali kita dengarkan beberapa minggu terakhir ini. Kontroversi ini mulai terangkat menjelang berakhirnya piala AFF tahun lalu. para supporter yang biasa saling kisruh kini bersatu untuk menurunkan pimpinan organisasi PSSI ini. Para pendukung sepak bola Indonesia menganggap bahwa Nurdin Halid tidak layak untuk menjadi pemimpin PSSI. Apalagi dalam pemilihan ketua PSSI yang baru N. Halidkembali mencalonkan diri dan ia menjadi orang yang lolos dalam pencalonan tersebut. N. Halid yang pernah terkena sangsi hukum memang seharusnya tidak mengikuti pencalonan tersebut. Persyaratan dari FIFA yang salah satunya calon ketua tidak pernah terkena kasus hukum. Namun dalam persyaratan PSSI diubah menjadi calon ketua tidak sedang terkena kasus hukum.
Untuk menanggapi suara rakyat, DPR memanggil Menpora, PSSI, dan pengurus LPI untuk mendengarkan pertanggung jawaban dari para petinggi-petinggi ini. Dan sampai sekarang pun kasus ini masih belum berakhir. Bahkan FIFA sempat akan memberikan sangsi kepada persepak bolaan Indonesia. Namun pihak Indonesia mengajukan banding dan FIFA memberikan toleransi waktu kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik ini.
LPI pun dibentuk karena oang-orang yang tidak puas dengan kinerja dari pengurus PSSI.

Advertise